164 Calon Jama’ah Haji Mojokerto Ikuti Manasik Haji selama 4 Hari di Ponpes Riyadlul Jannah Pacet Mojokerto

Pacet, 17 Februari 2026- Pelaksanaan kegiatan Manasik Haji bagi Calon Jama’ah Haji (CJH) Kabupaten Mojokerto telah berlangsung dengan lancar dan khidmat di Pondok Pesantren Riyadlul Jannah, Pacet, Mojokerto. Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari mulai tanggal 14 s.d 17 Februari 2026, sebagai bagian dari upaya pembinaan dan persiapan menyeluruh bagi para calon jama’ah sebelum menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Sebanyak 164 Calon Jama’ah Haji dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Mojokerto mengikuti kegiatan manasik ini dengan penuh antusias. Pondok Pesantren Riyadlul Jannah dipercaya sebagai lokasi pelaksanaan karena memiliki fasilitas yang memadai serta lingkungan yang kondusif untuk pembelajaran dan praktik ibadah. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di area pesantren dengan pendampingan pembimbing resmi dan panitia yang berpengalaman.

Kegiatan manasik haji ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, baik secara teori maupun praktik, terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai tuntunan syariat Islam. Para peserta dibekali materi seputar rukun, wajib, dan sunnah haji, disertai penjelasan teknis yang mudah dipahami. Selain itu, peserta juga mengikuti simulasi langsung praktik ibadah haji, seperti niat ihram, tawaf, sa’i, hingga tahalul, yang dipandu secara runtut dan sistematis.

Selama empat hari pelaksanaan, suasana kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Para calon jama’ah haji tampak aktif mengikuti setiap sesi, baik saat penyampaian materi maupun praktik lapangan. Interaksi antara pembimbing dan peserta berjalan dengan baik, sehingga setiap tahapan manasik dapat dipahami secara mendalam dan aplikatif.

Melalui pelaksanaan manasik haji ini, diharapkan para Calon Jama’ah Haji Kabupaten Mojokerto memiliki bekal ilmu, kesiapan mental, serta pemahaman praktik ibadah haji yang lebih matang. Pondok Pesantren Riyadlul Jannah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan yang bersifat pembinaan umat, khususnya dalam rangka mencetak jama’ah haji yang mandiri, tertib, dan sesuai tuntunan syariat Islam.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *